Showing posts with label Linux. Show all posts
Showing posts with label Linux. Show all posts

Monitoring Log via Email

Sebagai seorang admin yang handal tentu harus memonitor log server secara rutin, hal ini tentu sangat merepotkan apabila tiap pagi mengharuskan membuka log file satu persatu. Nah disini saya coba membahas bagaimana bila log2 tersebut dibundle jadi satu kemudian dikirim lewat email, tentu sangat memudahkan bukan?? (malas mode : on ^_^).

Saya tertuju pada smtp email client yaitu sendEmail (bukan sendmail , tapi sendEmail !!), jadi disini tidak perlu menginstall Mail server seperti postfix,zimbra dll, tapi cukup menggunakan smtp client yakni sendEmail. Berikut Kutipan diambil dari website nya http://caspian.dotconf.net/menu/Software/SendEmail/

Crack Password Mikrotik ROS

Beberapa hari yang lalu seorang teman membawa CPU dengan mikrotik ROS didalamnya untuk disetting ulang, saya pun diminta tolong untuk itu, untuk mensetting ulang butuh masuk winbox guna melihat konfigurasi sebelumnya, dan masalah dia tidak tahu passwordnya karena sebelumnya mikrotik itu telah disetting oleh orang lain. Nah dari sini saya mencoba untuk tanya2 lagi ke mbah google :) ,dan ternyata ketemu caranya.

Peralatan dan Perlengkapan : 
- Linux Live CD , terserah sembarang distronya tapi usahakan yang sudah terinstall libssl biar g download2 lagi, disini kebetulan saya pakai distro Backtrack Final3
- Download dulu crack nya di http://manio.skyboo.net/mikrotik/mtpass-0.7.tar.bz2 , kemudian ekstrak dan copikan di flashdisk.
- Flashdisk tentunya.

Buka terminal console dan lihat mount point nya

Menggunakan Malware Block List Di Squid Proxy

Kali ini saya mencoba kembali bereksperimen dengan squid lagi, seperti yang kita tahu di squid bisa dipadukan dengan filter2 antivirus serta malware semisal havp, namun kali ini saya mencoba menggunakan malware block list, yaitu untuk memfilter malware2 yang masuk melalui jalur internet.. hmm manarik bukan ! hehehe … ternyata bukan itu, saya mencoba menggunakan malware block list ini karena beberapa hari ini havp tidak jalan :(( , setelah googling sana sini masih belum temukan jawaban, errornya seperti ini :
Starting HAVP Version: 0.91 Filesystem not supporting mandatory locks! 
On Linux, you need to mount filesystem with "-o mand" 

Ok, back to topic ! menurut sumber di forum ubuntu sih , memang havp tidak menguras RAM, tapi kinerjanya membebani processor, hmm.. it’s ok lah padahal selama ini saya menggunakan havp fine2 aja tuh ^_^.
Untuk menggunakan Malware Block List kita perlu membuat acl nya dulu di squid.conf

Membangun Chat Server Dengan Openfire

Openfire adalah semacam chatserver yang mendukung protokol jabber, ini saya kutip dari situsnya openfire “Openfire is a real time collaboration (RTC) server licensed under the Open Source GPL. It uses the only widely adopted open protocol for instant messaging, XMPP (also called Jabber). Openfire is incredibly easy to setup and administer, but offers rock-solid security and performance.”
Untuk itu silakan anda download dulu openfire versi terbaru disini http://www.igniterealtime.org/downloads/index.jsp
Berikut saya jelaskan langkah2 dalam instalasi openfire :

1. Install openfire
root@server:~#dpkg –i /home/sonny/Download/openfire_3.7.0_all.deb

jika tdk ada error langsung saja ke langkah selanjutnya!
Namun jika terjadi error “openfire pre-depends on sun-java5-jre | sun-java6-jre , sun-java5-jre is not installed.
sun-java6-jre is not installed.
Maka kita perlu menginstall java runtime environtment dulu :
root@server:~# apt-get install python-software-properties
root@server:~# sudo add-apt-repository ppa:ferramroberto/java
root@server:~# sudo apt-get update
root@server:~# sudo apt-get install sun-java6-jre

Authentikasi Password Antar SSH Server

Password adalah hal yang sangat penting dalam melakukan autentikasi. Password ini digunakan untuk meyakinkan mesin/komputer bahwa yang memberikan password dengan benar adalah yang berhak mengakses aplikasi/sistem yang dilindungi oleh autentikasi tadi. Begitu juga jika kita melakukan remote ke mesin lain. Mesin yang diakses akan meminta password, dan jika password yang kita berikan salah maka kita tidak diizinkan melakukan remote ke mesin tersebut.
Jika mesin yang anda remote jumlahnya sedikit, memasukkan password bukan merupakan suatu masalah. Tapi jika mesin yang anda remote jumlahnya banyak, dan ini dilakukan secara berulang - ulang, maka memasukkan password bisa menjadi masalah baru dan juga hal yang sangat membosankan. Ditambah lagi kita harus mengigat password yang berbeda untuk setiap mesin.
Untuk mengatasi masalah tersebut kita bisa menggunakan aplikasi ssh-keygen. Dengan aplikasi ini kita bisa melakukan remote ke mesin lain melalui ssh tanpa harus memasukkan password. Aplikasi ini bukanlah hal yang baru bagi sistem administrator.
Gambar diatas diilustrasikan ada 3 ssh server, yang ketiganya sudah diauthentikasi, jadi jika server A akses ke server B dan C tinggal tembak ip address saja tanpa masukkan password, begitu juga sebaliknya.

Ilustrasi

100% In Text Editor

Dunia linux tidak bisa dipisahkan dengan yang namanya terminal konsole, untuk membuka atau mengedit sebuah file di terminal linux diperlukan sebuah editor. Fungsi dari editor sendiri sangatlah vital. Ada beberapa macam editor di linux. Sebelum mengenal editor nano, saya memakai editor vi/ vim, cukup rumit juga perintah2nya dan tentunya butuh waktu yang lama untuk menghafal. Tapi setelah mengenal editor nano, saya langsung kagum dan beralih ke editor ini, selain mudah perintah2nya, juga sangat powerfull….

Automatic Update di Ubuntu (All Version)

Memastikan system kita dalam keadaan selalu ter ‘update’ sangatlah penting untuk menjaga stabilitas dan keamanan. Selanjutnya Ubuntu sendiri cukup sering merilis update, dan kita juga seringkali menjalankan update secara manual. Untuk update secara manual kadang kita gunakan perintah ‘apt-get update’ kemudian ‘apt-get upgrade’ atau ‘apt-get dist-upgrade’. Tapi pertanyannya kenapa kita tidak menjalankannya aja secara terjadwal, sehingga tidak perlu susah susah update secara manual untuk memastikan system kita dalam keadaan selalu ter ‘update’. Disini saya akan bahas bagaimana cara automatic update di ubuntu dalam 2 cara, silakan pakai salah satu cara atau dua-duanya juga tidak apa2 ^_^.

Linux Tidak Butuh HJsplit atau FSJsplit !!

Jika kita hobi mendownload/ mengupload film atau video dengan durasi panjang pasti sangat familiar dengan software hjsplit, fsj , atau semacamnya yaitu software untuk menggabungkan / memisahkan file menjadi beberapa bagian / part. Software ini under windows tapi ada juga yang under linux, tapi disini sebenarnya tanpa hjsplit sekalipun linux sudah bisa menggabungkan / memisahkan file.

Disini saya sudah mendownload part dari film red 2010 (film terbaru bruce willis nih) di folder /home/sonny/videos/Red :
red.mkv.001
red.mkv.002
red.mkv.003
red.mkv.004

Untuk menggabungkan 4 file tersebut cukup dengan perintah :
$ cat red.mkv.00* > red.mkv

Atau bisa juga seperti ini :
$ cat red.mkv.001 red.mkv.002 red.mkv.003 red.mkv.004 > red.mkv

Bagaimana untuk split file?

Mudah sekali, Disini saya juga gunakan file red.mkv dengan ukuran 400 MB dan akan saya bagi menjadi 5 bagian/ part, sehingga tiap bagian /part akan sebesar 80 MB.

Untuk split file cukup dengan perintah :

$ split --bytes=80m red.mkv red.mkv.

Maka akan terbentuk file :
red.mkv.aa
red.mkv.ab
red.mkv.ac
red.mkv.ad
red.mkv.ae

File yang terbentuk akan berektensi .aa , .ab .. dst , tidak seperti kalau kita gunakan hjsplit yang akan berekstensi .001, .002 .. tapi walau begitu jika file tersebut kita pindah ke windows dan kita join dengan menggunakan hjsplit akan tetap bisa (cuma masalah ekstensi .. g ngaruh ko’ :) ).

Selamat mencoba ^_^ !!

Sumber : jedmallen.com

Mounting & Format Flashdisk di Ubuntu Server

Saya sempat bingung ketika nancepin flashdisk di pc ubuntu server, karena saya cari2 ke directory mana sebenarnya mounting flashdisk ini. Ternyata tidak seperti di versi desktop yang begitu nancepin flshdisk langsung otomatis mounting, tapi kita sendiri yang nentukan flashdisk ini mounting ke directory mana. Ribet? Tentu tidak, ternyata gampang ko’ (klo yang terbiasa pake terminal console akan bilang guaampaaang bgt!!).

Ok mari kita lihat sebelum flashdiak nancep dengan perintah fdisk -l :

Dan lihat setelah flashdisk ditancapkan tetap dengan perintah fdisk -l :

Ternyata flashdisk terdeteksi di /dev/sdb1 dan untuk mounting bisa dengan perintah :
#mount /dev/sdb1 /mnt/share

Untuk Format Flashdisk (tapi harus di umount dulu) :
#umount /dev/sdb1
#mkfs.vfat /dev/sdb1

Mudah bukan!!

Winrar For Linux (Ubuntu Desktop)

Pada saat meng’ekstrak’ file dengan extension rar di linux, langsung muncul peringatan “ unsupported file, file maybe damage.. bla bla bla” , Alamaak.. kenapa zip bisa tapi rar tidak bisa? putus asa? tentu tidak, karena tinggal install package rar for linux dan pastinya tetep free.

Silakan download rar for linux disini atau disini cuma 815 Kb

Kemudian ekstrak filenya :

~$ tar -xf rarlinux-3.9.3.tar.gz
~$ cd rar

Install winrar :

~$ sudo make install
----------------------------------------
mkdir -p /usr/local/bin
mkdir -p /usr/local/lib
cp rar unrar /usr/local/bin
cp rarfiles.lst /etc
cp default.sfx /usr/local/lib
----------------------------------------

Ok instalasi sukses, sekarang silakan test dengan file rar klik kanan extract here…
atau dengan perintah :

~$ rar e test.rar

Sekian dulu dan semoga bermanfaat… ^_^


Mudahnya Mengkonfigurasi Cacti

Cacti adalah salah satu dari tool Network Monitoring yang berbasis web, sebenarnya tidak hanya network yang bisa dimonitor oleh cacti, melainkan juga load proses, volume partisi, dll. Dalam postingan saya yang terdahulu juga membahas network monitoring tetapi lewat mrtg, Apa bedanya? Klo dari segi tampilan sebenarnya sama aja cuma cacti lebih komplek dan lebih stabil ketimbang mrtg. Untuk database cacti menggunakan MySQL.

install paket2 pendukung cacti:
#apt-get apache2 snmp snmpd mysql-server

configurasi snmp:
#nano /etc/snmp/snmpd.conf
cari parameter berikut:
---------------------------------------------------
com2sec paranoid default public
#com2sec readonly default public
#com2sec readwrite default private
---------------------------------------------------
ubah menjadi:
---------------------------------------------------
#com2sec paranoid default public
com2sec readonly default public
#com2sec readwrite default private
---------------------------------------------------

install paket cacti:
#apt-get install cacti cacti-cactid

Secure Your Linux Server…

Kali ini saya mencoba berbagi tips gimana agar linux server kita selangkah lebih aman, walau sebenernya kita tahu kalau firewall di linux sudah sangat bisa diandalkan dan tidak perlu diragukan lagi ketangguhannya. Namun itu bukan berarti membuat kita terlena, waspada dan lebih baik mencegah daripada kenapa2 … ( diatas langit masih ada langit.. hayah apa hubungannya ya… ^_^  ).
Ok langsung saja..

Untuk melindungi server dari serangan port scanner semacam nmap, fin, syn dll tambahkan pada iptables :

------------------------------------------------------------------------------
#iptables -A INPUT -p tcp -m tcp --tcp-flags SYN,RST,PSH,ACK,URG FIN -j DROP
#iptables -A INPUT -p tcp -m tcp --tcp-flags FIN,SYN FIN,SYN -j DROP
#iptables -A INPUT -p tcp -m tcp --tcp-flags SYN,RST SYN,RST -j DROP
#iptables -A INPUT -p tcp -m tcp --tcp-flags SYN,RST,ACK FIN,PSH,URG -j DROP
#iptables -A INPUT -p tcp -m tcp --tcp-flags FIN,SYN,RST,PSH,ACK,URG,
FIN,SYN,RST,PSH,ACK,URG -j DROP
#iptables -A FORWARD -p icmp -m icmp --icmp-type any -j DROP
--------------------------------------------------------------------------------
jangan lupa untuk save :
#iptables-save > /etc/iptables.up.rules

kemudian apply :
#iptables-apply /etc/iptables.up.rules

Menkonfigurasi file /etc/sysctl.conf :
#nano /etc/sysctl.conf

Enable TCP SYN Cookie Protection (agar sistem terlindung dari SYN attack, yaitu salah satu jenis Denial of Service Attack (Dos))
-----------------------------------------------------------
net.ipv4.tcp_syncookies=1
-----------------------------------------------------------

mencegah beberapa serangan spoofing
-----------------------------------------------------------
net.ipv4.conf.default.rp_filter=1
net.ipv4.conf.all.rp_filter=1
-----------------------------------------------------------

Abaikan broadcast ICMP
-----------------------------------------------------------
net.ipv4.icmp_echo_ignore_broadcasts = 1
-----------------------------------------------------------
kemudian jangan lupa save

Agar ssh server lebih aman dari serangan sniffer, ada baiknya juga mengkonfigurasi file /etc/ssh/sshd_config :
#nano /etc/ssh/sshd_config

Ubah default port 22 menjadi port selain 22, misal 2201
-----------------------------------------------------------
Port 2201
-----------------------------------------------------------

Agar hanya bisa diakses dari ip lokal server(tidak semua ip address di server)
-----------------------------------------------------------
ListenAddress 192.168.1.10
-----------------------------------------------------------
catatan : disini ssh server saya menggunakan ip diatas (sesuaikan dengan server anda)

Batasi user root
-----------------------------------------------------------
PermitRootLogin no
-----------------------------------------------------------
catatan : untuk bisa jadi superuser, perlu login sebagai user dulu
kemudian save dan restart service ssh nya

Sebenarnya masih banyak lagi hal-hal yang harus kita lakukan untuk meningkatkan keamanan server linux kita, namun sekian dulu Semoga bermanfaat dan selamat mencoba … ^_^ !!!


Cek Temperature CPU ( Ubuntu Linux )

Siapa bilang untuk bisa mengetahui temperature / suhu sebuah cpu (motherboard+proc) hanya bisa dilakukan di windows, kalau di windows dibutuhkan software bawaan dari motherboard ( biasanya terbundle / walaupun kadang2 ada tipe motherboard yang tidak menyertakan ), tidak demikian di linux. Linux tidak butuh software bawaan motherboard dan berlaku untuk semua jenis motherboard (tidak pilih2 ). Linux is solution… inilah yang membuat saya jatuh cinta sama os yang satu ini ( he he he…).

install paket2 pendukung :
#apt-get install fancontrol lm-sensors

deteksi dulu mana sensors yang mau diaktifkan :
#sensors-detect

cek sensors :
#sensors
--------------------------------------------------------
it8718-isa-0290
Adapter: ISA adapter
in0: +1.06 V (min = +0.00 V, max = +4.08 V)
in1: +1.89 V (min = +0.00 V, max = +4.08 V)
in2: +3.39 V (min = +0.00 V, max = +4.08 V)
in3: +4.08 V (min = +0.00 V, max = +4.08 V) ALARM
in4: +3.06 V (min = +0.00 V, max = +4.08 V)
in5: +2.14 V (min = +0.00 V, max = +4.08 V)
in6: +2.14 V (min = +0.00 V, max = +4.08 V)
in7: +3.39 V (min = +0.00 V, max = +4.08 V)
Vbat: +3.06 V
fan1: 1864 RPM (min = 0 RPM)
fan2: 0 RPM (min = 0 RPM)
temp1: +37.0°C (low = +127.0°C, high = +127.0°C) sensor = thermistor
temp2: +35.0°C (low = +127.0°C, high = +127.0°C) sensor = thermistor
temp3: +30.0°C (low = +127.0°C, high = +127.0°C) sensor = thermal diode
cpu0_vid: +1.050 V
----------------------------------------------------------
catatan : ini adalah tampilan sensors dari ubuntu versi server.

----------------------------------------------------------
atk0110-acpi-0
Adapter: ACPI interface
Vcore Voltage: +1.19 V (min = +0.85 V, max = +1.60 V)
+3.3 Voltage: +3.33 V (min = +2.97 V, max = +3.63 V)
+5 Voltage: +4.99 V (min = +4.50 V, max = +5.50 V)
+12 Voltage: +12.04 V (min = +10.20 V, max = +13.80 V)
CPU FAN Speed: 2020 RPM (min = 600 RPM)
CHASSIS FAN Speed:2177 RPM (min = 800 RPM)
POWER FAN Speed: 0 RPM (min = 800 RPM)
CPU Temperature: +24.0°C (high = +60.0°C, crit = +95.0°C)
MB Temperature: +30.0°C (high = +45.0°C, crit = +95.0°C)
------------------------------------------------------------
catatan : ini adalah tampilan sensors dari ubuntu versi desktop


Semoga bermanfaat dan selamat mencoba!!!

Bug di Ubuntu 10.04 Lucid Lynx


Setelah merasakan update dari versi sebelumnya (ubuntu 9.10 karmic koala) selama satu bulan , saya merasakan adanya ketidakstabilan dari versi 10.04, terutama untuk paket squid proxy server, entah ini bug apa bukan yang pasti sudah membuat pusing. Namun saya tetap menunggu update dari pihak ubuntu, agar bug ini segera terselesaikan.

Bug yang saya jumpai :
- Squid tidak mau direstart

Kalau kita terbiasa menggunakan initscript untuk merestart sebuah service, maka di ubuntu 10.04 untuk beberapa service sudah tidak berlaku lagi, kenapa begitu? karena ada paket fitur baru yaitu ‘upstart’. info lengkap ada di http://upstart.ubuntu.com

contoh untuk merestart squid biasanya kita pakai perintah

Auto Power On & Auto Shutdown Linux (Ubuntu 10.04)

Fungsi auto power on dan auto shutdown sangatlah penting, yaitu untuk meng’istirahatkan’ server pada malam hari. Lewat postingan ini saya share cara2 membuat agar server bisa auto up / auto power on sesuai dengan waktu yang kita inginkan. Juga menjelaskan lebih detail postingan dari saudara dicky.

Auto Power On :
Untuk membuat auto power on, maka pastikan dulu power management pada BIOS sudah tersetting ke S3(STR), bukan ke S1(POS), karena S1 tidak mendukung system standby dan hibernate. Kemudian install paket pm-utils linux.

#apt-get install pm-utils

Cek status wakealarm

#cat /proc/driver/rtc

Mapping Network Drive Di Linux (Ubuntu 10.04)

Sebenarnya istilah yang dimaksud adalah ‘mounting’karena di linux tidak mengenal istilah mapping, tapi mungkin yang lebih akrab di telinga kita adalah istilah mapping, jadi saya gunakan untuk judul postingan. Untuk melalukan mapping network drive di Windows sangatlah mudah, tapi bagaimana jika melakukan mapping network drive windows (mounting) di linux?
jawabannya tentunya sangatlah mungkin, karena linux adalah OS yang sangat fleksibel, inilah yang membuat kecintaan saya terhadap linux (linux is solution… hehehehe).
Untuk apa membuat mapping network drive di linux?
Map network drive sangat diperlukan untuk mengakses file sharing di server/ client, mempermudah melakukan backup otomatis antar server, mempermudah untuk syncronisasi file/folder secara terschedule/terjadwal antar server dengan client (tanpa perlu menginstall software syncronisasi bajakan).

Konfigurasi DNS Server Dengan Slave Zone.

DNS (Domain Name System, bahasa Indonesia: Sistem Penamaan Domain) adalah sebuah sistem yang menyimpan informasi tentang nama host maupun nama domain dalam bentuk basis data tersebar (distributed database) di dalam jaringan komputer, DNS mempunyai 2 tipe zona, yaitu master zone, dan slave zone. Slave zone sifatnya hanya sebagai mirroring dari master zone.
Schema :

NS1(10.0.0.12) ===== NS2(10.0.0.11) ====== NS3(10.0.0.10)
           |                                     |                                       |
           |                                     |                                       |
Local Network 1           Local Network 2                Local Network 3
192.168.1.0/24              192.168.2.0/24                 192.168.3.0/24

Ada 3 DNS server dengan masing2 client di lokal network, NS1 bersifat sebagai Master zone, sedangkan NS2 dan NS3 sebagai Slave zone. Disini saya pakai Ubuntu server 10.04 Lucid.

Upgrading Ubuntu to version 10.04 LTS

Ubuntu 10.04 LTS Lucid Lynx dirilis tanggal 29 April 2010 yang lalu. Ini adalah rilis ketiga dari seri LTS (long term support) setelah sebelumnya Ubuntu 6.06 LTS, 8.04 LTS dan sekarang 10.04 LTS.
LTS adalah singkatan dari Long Term Support, yang berarti memiliki dukungan update yang relatif lebih lama (3 tahun untuk edisi desktop, 5 tahun untuk edisi server) dan yang mendapatkan dukungan LTS hanya Ubuntu saja (artinya derivatif lainnya, seperti Kubuntu, Edubuntu atau Xubuntu tidak mendapatkan dukungan LTS).

Silakan download iso dari beberapa mirror lokal
http://buaya.klas.or.id/pub/ubuntu/10.04/                             Surabaya
ftp://dl2.foss-id.web.id/iso/ubuntu/releases/10.04/               Jakarta
ftp://ftp.itb.ac.id/pub/ubuntu-releases/10.04                          Bandung
http://kambing.ui.ac.id/iso/ubuntu/releases/10.04/               Depok
http://repo.ugm.ac.id/iso/ubuntu/lucid/                                Jogja
http://ubuntu.pesat.net.id/releases/10.04/                             Jakarta
http://ubuntu.indika.net.id/ubuntu-releases/10.04/               Jakarta

Daftar Miror Server Lokal Ubuntu

Update paket2 server, serta update security server sangatlah penting, tentunya untuk update paket/software dan security tersebut dibutuhkan koneksi internet yang cukup, karena server utama yang letaknya jauh di luar negeri. Namun bagi kita dengan koneksi internet internasional yang sangat pas2an cukup dengan menggunakan mirror server lokal resmi ubuntu.
Berikut daftar mirror server lokal ubuntu:

Jakarta:
http://dl2.foss-id.web.id
Depok:
http://kambing.ui.ac.id
Surabaya
http://kebo.vlsm.org
Jember:
http://mirror.unej.ac.id
Semarang:
http://repo.undip.ac.id
Jakarta:
http://ubuntu.indika.net.id
Jakarta:
http://ubuntu.pesat.net.id

FTP Server Ubuntu

Ftp singkatan dari file transfer protocol, ftp bekerja pada port 21, sesuai dengan namanya ftp berfungsi untuk transfer file antar server, atau antar client dengan server. Untuk membuat ftp server dengan ubuntu sangatlah mudah. Disini saya akan bahas bagaimana mengkonfigurasi ftp server di ubuntu.
Ok langsung aja,

Install dulu paket ftp server (disini saya pakai paket vsftpd):
#apt-get install vsftpd

Edit file vsftpd.conf
#nano /etc/vsftpd.conf
cari parameter listen dan ubah menjadi YES (ini berfungsi agar ftp menjadi stand alone mode)
Related Posts with Thumbnails