Showing posts with label Tips. Show all posts
Showing posts with label Tips. Show all posts

100% In Text Editor

Dunia linux tidak bisa dipisahkan dengan yang namanya terminal konsole, untuk membuka atau mengedit sebuah file di terminal linux diperlukan sebuah editor. Fungsi dari editor sendiri sangatlah vital. Ada beberapa macam editor di linux. Sebelum mengenal editor nano, saya memakai editor vi/ vim, cukup rumit juga perintah2nya dan tentunya butuh waktu yang lama untuk menghafal. Tapi setelah mengenal editor nano, saya langsung kagum dan beralih ke editor ini, selain mudah perintah2nya, juga sangat powerfull….

Automatic Update di Ubuntu (All Version)

Memastikan system kita dalam keadaan selalu ter ‘update’ sangatlah penting untuk menjaga stabilitas dan keamanan. Selanjutnya Ubuntu sendiri cukup sering merilis update, dan kita juga seringkali menjalankan update secara manual. Untuk update secara manual kadang kita gunakan perintah ‘apt-get update’ kemudian ‘apt-get upgrade’ atau ‘apt-get dist-upgrade’. Tapi pertanyannya kenapa kita tidak menjalankannya aja secara terjadwal, sehingga tidak perlu susah susah update secara manual untuk memastikan system kita dalam keadaan selalu ter ‘update’. Disini saya akan bahas bagaimana cara automatic update di ubuntu dalam 2 cara, silakan pakai salah satu cara atau dua-duanya juga tidak apa2 ^_^.

Linux Tidak Butuh HJsplit atau FSJsplit !!

Jika kita hobi mendownload/ mengupload film atau video dengan durasi panjang pasti sangat familiar dengan software hjsplit, fsj , atau semacamnya yaitu software untuk menggabungkan / memisahkan file menjadi beberapa bagian / part. Software ini under windows tapi ada juga yang under linux, tapi disini sebenarnya tanpa hjsplit sekalipun linux sudah bisa menggabungkan / memisahkan file.

Disini saya sudah mendownload part dari film red 2010 (film terbaru bruce willis nih) di folder /home/sonny/videos/Red :
red.mkv.001
red.mkv.002
red.mkv.003
red.mkv.004

Untuk menggabungkan 4 file tersebut cukup dengan perintah :
$ cat red.mkv.00* > red.mkv

Atau bisa juga seperti ini :
$ cat red.mkv.001 red.mkv.002 red.mkv.003 red.mkv.004 > red.mkv

Bagaimana untuk split file?

Mudah sekali, Disini saya juga gunakan file red.mkv dengan ukuran 400 MB dan akan saya bagi menjadi 5 bagian/ part, sehingga tiap bagian /part akan sebesar 80 MB.

Untuk split file cukup dengan perintah :

$ split --bytes=80m red.mkv red.mkv.

Maka akan terbentuk file :
red.mkv.aa
red.mkv.ab
red.mkv.ac
red.mkv.ad
red.mkv.ae

File yang terbentuk akan berektensi .aa , .ab .. dst , tidak seperti kalau kita gunakan hjsplit yang akan berekstensi .001, .002 .. tapi walau begitu jika file tersebut kita pindah ke windows dan kita join dengan menggunakan hjsplit akan tetap bisa (cuma masalah ekstensi .. g ngaruh ko’ :) ).

Selamat mencoba ^_^ !!

Sumber : jedmallen.com

Reset Password Root Di MySQL

Lupa Password root di mysql? Bingung cara ngresetnya? Setelah googling sana sini, disini saya akan bahas cara reset password root di mysql. Ada 2 metode atau 2 cara dalam mereset password root di mysql, dan dua2nya sudah saya coba. Ok kita langsung bahas disini…

Cara Pertama :


Login sebagai root dan stop service mysql :
#/etc/init.d/mysql stop
#killall mysqld

Restart mysql dengan opsi --skip-grant-tables
#mysqld_safe --skip-grant-tables &

Masuk ke shell mysql :
#mysql
mysql>

catatan: jika anda tidak bisa masuk ke shell mysql berarti ada kesalahan perintah, silakan ulangi perintah diatas secara urut.

Reset Password dengan Perintah :
mysql>UPDATE mysql.user SET Password=PASSWORD('passwordbaru') WHERE User='root' AND Host='localhost';
mysql> FLUSH PRIVILEGES;
mysql>QUIT

catatan jika perintah diatas benar maka akan muncul ‘Query OK….’

Restart mysql :
#killall mysqld
#/etc/init.d/mysql restart


Cara Kedua :

Login sebagai root dan stop service mysql :
#/etc/init.d/mysql stop
#killall mysqld

Buat file untuk script reset password terserah mau taruh dimana:
#nano /root/reset.mysql
------------------------------------------------------------------------------------
UPDATE mysql.user SET Password=PASSWORD('passwordbaru') WHERE User='root' AND Host=’localhost’;
FLUSH PRIVILEGES;
------------------------------------------------------------------------------------
Save dan exit editor

Reset password dengan perintah :
#mysqld_safe --init-file=/root/reset.mysql &

Restart mysql :
#killall mysqld
#/etc/init.d/mysql restart

Selamat mencoba ^_^

Sumber : http://dev.mysql.com/doc/refman/5.0/en/resetting-permissions.html

Mounting & Format Flashdisk di Ubuntu Server

Saya sempat bingung ketika nancepin flashdisk di pc ubuntu server, karena saya cari2 ke directory mana sebenarnya mounting flashdisk ini. Ternyata tidak seperti di versi desktop yang begitu nancepin flshdisk langsung otomatis mounting, tapi kita sendiri yang nentukan flashdisk ini mounting ke directory mana. Ribet? Tentu tidak, ternyata gampang ko’ (klo yang terbiasa pake terminal console akan bilang guaampaaang bgt!!).

Ok mari kita lihat sebelum flashdiak nancep dengan perintah fdisk -l :

Dan lihat setelah flashdisk ditancapkan tetap dengan perintah fdisk -l :

Ternyata flashdisk terdeteksi di /dev/sdb1 dan untuk mounting bisa dengan perintah :
#mount /dev/sdb1 /mnt/share

Untuk Format Flashdisk (tapi harus di umount dulu) :
#umount /dev/sdb1
#mkfs.vfat /dev/sdb1

Mudah bukan!!

Winrar For Linux (Ubuntu Desktop)

Pada saat meng’ekstrak’ file dengan extension rar di linux, langsung muncul peringatan “ unsupported file, file maybe damage.. bla bla bla” , Alamaak.. kenapa zip bisa tapi rar tidak bisa? putus asa? tentu tidak, karena tinggal install package rar for linux dan pastinya tetep free.

Silakan download rar for linux disini atau disini cuma 815 Kb

Kemudian ekstrak filenya :

~$ tar -xf rarlinux-3.9.3.tar.gz
~$ cd rar

Install winrar :

~$ sudo make install
----------------------------------------
mkdir -p /usr/local/bin
mkdir -p /usr/local/lib
cp rar unrar /usr/local/bin
cp rarfiles.lst /etc
cp default.sfx /usr/local/lib
----------------------------------------

Ok instalasi sukses, sekarang silakan test dengan file rar klik kanan extract here…
atau dengan perintah :

~$ rar e test.rar

Sekian dulu dan semoga bermanfaat… ^_^


Secure Your Linux Server…

Kali ini saya mencoba berbagi tips gimana agar linux server kita selangkah lebih aman, walau sebenernya kita tahu kalau firewall di linux sudah sangat bisa diandalkan dan tidak perlu diragukan lagi ketangguhannya. Namun itu bukan berarti membuat kita terlena, waspada dan lebih baik mencegah daripada kenapa2 … ( diatas langit masih ada langit.. hayah apa hubungannya ya… ^_^  ).
Ok langsung saja..

Untuk melindungi server dari serangan port scanner semacam nmap, fin, syn dll tambahkan pada iptables :

------------------------------------------------------------------------------
#iptables -A INPUT -p tcp -m tcp --tcp-flags SYN,RST,PSH,ACK,URG FIN -j DROP
#iptables -A INPUT -p tcp -m tcp --tcp-flags FIN,SYN FIN,SYN -j DROP
#iptables -A INPUT -p tcp -m tcp --tcp-flags SYN,RST SYN,RST -j DROP
#iptables -A INPUT -p tcp -m tcp --tcp-flags SYN,RST,ACK FIN,PSH,URG -j DROP
#iptables -A INPUT -p tcp -m tcp --tcp-flags FIN,SYN,RST,PSH,ACK,URG,
FIN,SYN,RST,PSH,ACK,URG -j DROP
#iptables -A FORWARD -p icmp -m icmp --icmp-type any -j DROP
--------------------------------------------------------------------------------
jangan lupa untuk save :
#iptables-save > /etc/iptables.up.rules

kemudian apply :
#iptables-apply /etc/iptables.up.rules

Menkonfigurasi file /etc/sysctl.conf :
#nano /etc/sysctl.conf

Enable TCP SYN Cookie Protection (agar sistem terlindung dari SYN attack, yaitu salah satu jenis Denial of Service Attack (Dos))
-----------------------------------------------------------
net.ipv4.tcp_syncookies=1
-----------------------------------------------------------

mencegah beberapa serangan spoofing
-----------------------------------------------------------
net.ipv4.conf.default.rp_filter=1
net.ipv4.conf.all.rp_filter=1
-----------------------------------------------------------

Abaikan broadcast ICMP
-----------------------------------------------------------
net.ipv4.icmp_echo_ignore_broadcasts = 1
-----------------------------------------------------------
kemudian jangan lupa save

Agar ssh server lebih aman dari serangan sniffer, ada baiknya juga mengkonfigurasi file /etc/ssh/sshd_config :
#nano /etc/ssh/sshd_config

Ubah default port 22 menjadi port selain 22, misal 2201
-----------------------------------------------------------
Port 2201
-----------------------------------------------------------

Agar hanya bisa diakses dari ip lokal server(tidak semua ip address di server)
-----------------------------------------------------------
ListenAddress 192.168.1.10
-----------------------------------------------------------
catatan : disini ssh server saya menggunakan ip diatas (sesuaikan dengan server anda)

Batasi user root
-----------------------------------------------------------
PermitRootLogin no
-----------------------------------------------------------
catatan : untuk bisa jadi superuser, perlu login sebagai user dulu
kemudian save dan restart service ssh nya

Sebenarnya masih banyak lagi hal-hal yang harus kita lakukan untuk meningkatkan keamanan server linux kita, namun sekian dulu Semoga bermanfaat dan selamat mencoba … ^_^ !!!


Cek Temperature CPU ( Ubuntu Linux )

Siapa bilang untuk bisa mengetahui temperature / suhu sebuah cpu (motherboard+proc) hanya bisa dilakukan di windows, kalau di windows dibutuhkan software bawaan dari motherboard ( biasanya terbundle / walaupun kadang2 ada tipe motherboard yang tidak menyertakan ), tidak demikian di linux. Linux tidak butuh software bawaan motherboard dan berlaku untuk semua jenis motherboard (tidak pilih2 ). Linux is solution… inilah yang membuat saya jatuh cinta sama os yang satu ini ( he he he…).

install paket2 pendukung :
#apt-get install fancontrol lm-sensors

deteksi dulu mana sensors yang mau diaktifkan :
#sensors-detect

cek sensors :
#sensors
--------------------------------------------------------
it8718-isa-0290
Adapter: ISA adapter
in0: +1.06 V (min = +0.00 V, max = +4.08 V)
in1: +1.89 V (min = +0.00 V, max = +4.08 V)
in2: +3.39 V (min = +0.00 V, max = +4.08 V)
in3: +4.08 V (min = +0.00 V, max = +4.08 V) ALARM
in4: +3.06 V (min = +0.00 V, max = +4.08 V)
in5: +2.14 V (min = +0.00 V, max = +4.08 V)
in6: +2.14 V (min = +0.00 V, max = +4.08 V)
in7: +3.39 V (min = +0.00 V, max = +4.08 V)
Vbat: +3.06 V
fan1: 1864 RPM (min = 0 RPM)
fan2: 0 RPM (min = 0 RPM)
temp1: +37.0°C (low = +127.0°C, high = +127.0°C) sensor = thermistor
temp2: +35.0°C (low = +127.0°C, high = +127.0°C) sensor = thermistor
temp3: +30.0°C (low = +127.0°C, high = +127.0°C) sensor = thermal diode
cpu0_vid: +1.050 V
----------------------------------------------------------
catatan : ini adalah tampilan sensors dari ubuntu versi server.

----------------------------------------------------------
atk0110-acpi-0
Adapter: ACPI interface
Vcore Voltage: +1.19 V (min = +0.85 V, max = +1.60 V)
+3.3 Voltage: +3.33 V (min = +2.97 V, max = +3.63 V)
+5 Voltage: +4.99 V (min = +4.50 V, max = +5.50 V)
+12 Voltage: +12.04 V (min = +10.20 V, max = +13.80 V)
CPU FAN Speed: 2020 RPM (min = 600 RPM)
CHASSIS FAN Speed:2177 RPM (min = 800 RPM)
POWER FAN Speed: 0 RPM (min = 800 RPM)
CPU Temperature: +24.0°C (high = +60.0°C, crit = +95.0°C)
MB Temperature: +30.0°C (high = +45.0°C, crit = +95.0°C)
------------------------------------------------------------
catatan : ini adalah tampilan sensors dari ubuntu versi desktop


Semoga bermanfaat dan selamat mencoba!!!

Auto Power On & Auto Shutdown Linux (Ubuntu 10.04)

Fungsi auto power on dan auto shutdown sangatlah penting, yaitu untuk meng’istirahatkan’ server pada malam hari. Lewat postingan ini saya share cara2 membuat agar server bisa auto up / auto power on sesuai dengan waktu yang kita inginkan. Juga menjelaskan lebih detail postingan dari saudara dicky.

Auto Power On :
Untuk membuat auto power on, maka pastikan dulu power management pada BIOS sudah tersetting ke S3(STR), bukan ke S1(POS), karena S1 tidak mendukung system standby dan hibernate. Kemudian install paket pm-utils linux.

#apt-get install pm-utils

Cek status wakealarm

#cat /proc/driver/rtc

Mapping Network Drive Di Linux (Ubuntu 10.04)

Sebenarnya istilah yang dimaksud adalah ‘mounting’karena di linux tidak mengenal istilah mapping, tapi mungkin yang lebih akrab di telinga kita adalah istilah mapping, jadi saya gunakan untuk judul postingan. Untuk melalukan mapping network drive di Windows sangatlah mudah, tapi bagaimana jika melakukan mapping network drive windows (mounting) di linux?
jawabannya tentunya sangatlah mungkin, karena linux adalah OS yang sangat fleksibel, inilah yang membuat kecintaan saya terhadap linux (linux is solution… hehehehe).
Untuk apa membuat mapping network drive di linux?
Map network drive sangat diperlukan untuk mengakses file sharing di server/ client, mempermudah melakukan backup otomatis antar server, mempermudah untuk syncronisasi file/folder secara terschedule/terjadwal antar server dengan client (tanpa perlu menginstall software syncronisasi bajakan).

Mengatasi jam system yang kacau di ubuntu

Sudah dua kali saya menginstall ubuntu server, dan seringkali dipusingkan dengan jam system yang sering ngaco. Jadi jam system lebih 7 jam dari localtime, padahal jam hardware(bios) bener, meskipun jam system sudah saya setting dengan benar, tapi tiap kali restart jam sistemnya kembali ngaco.
Setelah utak atik selama beberapa hari, ada beberapa solusi untuk mengatasi nya. Disini saya akan bahas cara2 untuk mengatasi masalah diatas.

cek jam hardwarenya:
#hwclock
Mon 03 May 2010 04:27:27 PM WIT -0.897595 seconds

cek juga jam sistemnya:
#date
Mon May 3 23:28:48 WIT 2010

terlihat jam sistemnya kacau dan kelebihan 7 jam (mungkin dikarenakan timezone nya +07)

Fasilitas "Read More" di Template Baru

Setelah cari sana sini tutorial untuk buat read more pada template ini, kok g berhasil2 ... fuiih.. frustrasi jg ternyata... coba utak atik lagi, eehh ternyata di blogger.com sudah nyediakan fasilitas ini, simple dan g perlu repot2 kayak tutor2 sebelumnya. Hmm.. mungkin sudah dipikirin sama google kali yach...



Ok langsung aja, silakan login pada blogger anda...

Masuk ke Layout/Tata Letak == Page Elements == Blog Post == Edit

Related Posts with Thumbnails