Showing posts with label Squid. Show all posts
Showing posts with label Squid. Show all posts

Menggunakan Malware Block List Di Squid Proxy

Kali ini saya mencoba kembali bereksperimen dengan squid lagi, seperti yang kita tahu di squid bisa dipadukan dengan filter2 antivirus serta malware semisal havp, namun kali ini saya mencoba menggunakan malware block list, yaitu untuk memfilter malware2 yang masuk melalui jalur internet.. hmm manarik bukan ! hehehe … ternyata bukan itu, saya mencoba menggunakan malware block list ini karena beberapa hari ini havp tidak jalan :(( , setelah googling sana sini masih belum temukan jawaban, errornya seperti ini :
Starting HAVP Version: 0.91 Filesystem not supporting mandatory locks! 
On Linux, you need to mount filesystem with "-o mand" 

Ok, back to topic ! menurut sumber di forum ubuntu sih , memang havp tidak menguras RAM, tapi kinerjanya membebani processor, hmm.. it’s ok lah padahal selama ini saya menggunakan havp fine2 aja tuh ^_^.
Untuk menggunakan Malware Block List kita perlu membuat acl nya dulu di squid.conf

Internet more secure with havp

Port internet memang sangat rawan terhadap virus2, trojan maupun yang lainnya. Nah bagaimana caranya untuk memfilter virus2 tersebut sebelum masuk ke jaringan lokal kita? Havp di desain sebagai antivirus web browsing untuk membuat internet lebih aman. havp tidak bekerja sendirian, paket havp ‘terbundle’ dengan paket libclamav sebagai antivirus nya.
Dengan sedikit configurasi pada squid, maka gabungan havp+squid akan membuat koneksi internet lebih aman. Squid bekerja ada port 3128 yang akan diteruskan ke havp port 8080.

Schema:
user == squid(3128) == havp(8080) == internet(80)

Filtering Banner and Ads With Adzapper

Seorang pengunjung sebuah situs atau web kadang kala merasa jengkel dengan banyaknya banner2 ads yang bertebaran di halaman web, kadang saya pun merasa demikian. Selain “menggerus” bandwith juga membuat halaman terasa berat waktu loading.
Saya tertuju pada sebuah script yang bernama adzapper, sedikit utak-utik dengan squid, dan walhasil berhasil. Ok langsung aja kita bahas disini.

Download dulu script adzap terbaru disini.
Biar gampang taruh file nya di /etc/squid/.

Blok Situs2 Tertentu Dengan Squid

Ada kalanya di sebuah perusahaan menerapkan kebijakan dalam pengaksesan internet, kebijakan tersebut dimaksudkan untuk mendisiplinkan para karyawannya agar tidak mengakses situs jejaring sosial dalam jam kerja, dan jg tidak mengakses situs dengan konten pornografi.
Sebagai sys admin dan network admin kita dituntut untuk menerapkan kebijakan tersebut. Hal ini tentu sangat mudah jika kita sudah menerapkan squid di router internet.

Mengatur Bandwidth Dengan Delay Pools

Bandwidth merupakan barang yang mahal. Untuk saat ini kisaran 64 kps dihargai sekitar 1 jt perbulan. Permasalahnnya bandwith 64 kbits itu bukan nilai yang besar. Rata-rata yang didapat pelanggan adalah 64 1:2. Artinya 1 jalur 64 kbits digunakan untuk 2 pelanggan sekaligus. Sudah bandwidthnya dibatasi terkadang pula disisi user ada yang bertingkah seenaknya. Merasa ada koneksi internet gratis, beberapa user mulai menggunakannya untuk membuka situs-situs tertentu atau mengkoleksi file-file tertentu. Tentu saja alokasi bandwidth yang tersedia semakin menyusut. Yang merasakan adalah golongan user yang biasa-biasa saja (bukan mania internet), mereka hanya bisa mengelus dada.
Untuk mengatasi hal diatas, agar setiap user mendapat bandwidth yang cukup, bisa digunakan aplikasi squid proxy server.
Ada beberapa tag konfigurasi untuk delay pools di squid.conf.

Install Squid di Ubuntu 9.10 Karmic

Squid sebagai Proxy Server memiliki banyak fungsi di dalamnya. Akan tetapi fungsi utama (secara umum) dari server ini adalah untuk menjembatani (biasa disebut gateway) dan menangani setiap request (permintaan akses) terhadap konten-konten yang berasal baik dari dalam maupun luar jaringan local.
Proses penanganan request terhadap konten dari luar dan dalam jaringan oleh Squid Proxy Server disebut juga Cache Proxy, hal ini sangat membantu menghemat penggunaan bandwith (upstream). Karena dalam proses implementasinya, misalkan sebuah client yang ada dalam jaringan local, melakukan request terhadap konten dari website yang pernah/sering diakses sebelumnya, jika dalam cache proxy ditemukan konten website yang diminta, maka (dalam beberapa kasus) client cukup mengakses konten website yang ada dalam cache proxy tersebut tanpa langusng mengakses server websitenya yang ada di internet. Ketika konten dari sebuah website yang diminta dirasa belum update, maka Squid Proxy Server hanya cukup melakukan request se-sekali dalam waktu tertentu ke server website yang dituju untuk melakukan update konten, dan hal ini biasanya dilakukan secara otomatis atau mungkin dapat pula di jadwalkan. Hal ini akan mempercepat akses internet dalam jaringan serta tidak memakan bandwith yang terlalu besar karena update informasi website hanya dilakukan oleh Squid Proxy Server tersebut.
Related Posts with Thumbnails